Sejarah

Sejarah SMK FARMASI TUNAS BANGSA

            SMF Tunas Bangsa pada mulanya bernama SAA Tunas Bangsa. Sekolah ini berawal dari SAA Gondangdia, yang merupakan salah satu SAA swasta pada masa sebelum tahun 1968. SAA Gondangdia ini melaksanakan pelajaran teori di SMA Kansius yang terletak di Jalan Menteng Raya No.64 Jakarta Pusat. Sedangkan pelajaran praktek dilaksanakan di rumah salah seorang pengelola sekolah.

           Pada tahun 1966, karena suatu sebab dan lain hal, SAA Gondangdia terpecah menjadi 2 (dua), menjadi SAA Gondangdia dan SAA Ikifa. Dan karena ketidaksanggupan pengelola, maka pada tanggal 5 Februari 1968 SAA Gondangdia diserahkan kepada Yayasan Tunas Bangsa untuk pengelola selanjutnya. Mulai saat itu SAA Gondangdia berganti nama menjadi SAA Tunas Bangsa, sedang SK berdirinya diberikan oleh Direktorat Jendral Farmasi Departemen Kesehatan dengan nomor 2799/Pend/SK/68 tanggal 19 Juli 1968.

           Sekolah ini semakin berkembang, hingga pada tahun 1975 memiliki kelas paralel 4 kelas untuk masing-masing kelas (ada 12 kelas), namun demikian masih tetap berdomisili di SMA Kanisius.  Pada tahun 1974, dengan adanya kebijakan pemerintah (Depkes) untuk membatasi SAA Negeri dan setiap sekolah swata hanya diizinkan membuka satu kelas 1 baru dengan jumlah murid dibatasi 26 orang saja, maka sejak tahun 1976 hingga 1997 sekolah ini hanya memiliki kelas I, II III masing-masing 1 kelas. Namun mulai tahun ajaran 1997/1998 hingga sekarang SMF Tunas Bangsa sudah mulai lagi memiliki kelas baru 2 kelas.

            Pada tanggal 30 Juni 1982 terjalin peralihan kepemilikan SMF Tunas Bangsa dari pemilik lama Yayasan Tunas Bangsa kepada Yayasan Widya Farma sebagai pemilik baru.Selama masa berdirinya, SMF Tunas Bangsa telah mengalami beberapa kali pindah gedung diantaranya pada tahun 1993 pindah ke sekolah Melania di Jalan Percetakan Negara Rawasari Jakarta Pusat. Dan pada akhirnya sejak tahun ajaran 1994/1995 SMF Tunas Bangsa mulai menempati gedungnya sendiri di Jalan Salemba Tengah II No.1 Jakarta Pusat.